Survey ke peternak ayam di daerah Blitar Jawa timur ( Praktikum unggas dan Ilmu nutrisi ternak Non Ruminansia )

hasil survey ke peternek ayam :
nama pemilik : Edy Purwanto
umur    : 34 thn.
Alamat : Sukorejo, RT/RW 02/02 Sutojajan Blitar
luas kandang : p X L 50 X 8.5 m2
kapasitas 6000 ekor
atap semi monitor dari tebu atau daduk ( tahan 5 tahunan )
ayam dipelihara sampai 29 hari – 40 hari ( BB 2.3 KG )
strain ayam yang dipelihara meliputi : Silver, Gold, Platinum ( masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan )
Pembersihan Kandang dilakukan tiap 15 hari, masa istirahat kandang min. 2 minggu

penyakit yang sering menyerang : Gumboro ( menyerang sistem imun yakni bagian fabrisii yang terletak di bagian atas daerah kloaka )dan New castle Disease ( menyerang sistem pernafasan yang mempengaruhi sistem syaraf )  
Tingkat mortalitas ( kematian ) pada umumnya sebesar 4 %
Pemberian pakan secara Adlibitum yaitu diberikan terus menerus tanpa dibatasi,
pakan yang dihabiskan umur 1 sampai 26 sebesar 14 sak ( per sak 50 kg) dan umur 26 sampai 40 hari sebesar 16 sak.
Vaksinasi dilakukan 3 X ( terkadang tergantung kondisi ternak ):
    umur 4 hari tetes mata dan hidung
    umur 7 hari secara injeksi
    umur 14 hari ND vaksin

Kesalahan yang sering dilami ketika melakukan survey :
    1. tidak ada konsep dan tujuan yang spesifik ketika melakukan praktikum
    2. data yang diberikan nara sumber ( peternak ) sebatas menira-ngira
    3. Penyurvey ( petugas survey ) kurang kritis dalam bertanya dan mengidentifikasi data hasil wawancara
    4. Kurang Koordinasi antar anggota kelompok penyurvey ( seperti : pembagian tugas )
    
kesalahan dan kekurangan ketika melakukan Presentasi :
    1. Kurang jelasnya konsep dan tujuan Slide yang dibuat dan dsampaikan ( buat slide sesuaikan dengan topik, tema dan tersusun yang akan kita sampaikan )
    2. tidak meguasai materi yang akan disampaikan ( pelajari materi bagian anda )
    3. Presenter melakukan Slide Oriented ( panjelasan kurang, eksplorasikan pada semua apa yang anda ketahui )
    5. Kurang koordinasi dan pembagian tugas  antar anggota  ( moderator, pemateri, notulis)
    6. Suara lirih  ( kencangkan suara ssuai seni anda )
    7. Tidak ada motivasi dari pendengar untuk memperhatikan presenasi kita ( berikan motivasi kepada mereka agar tertarik pada apa yang kita sampaikan )
    8. Was-was, demam panggung, Ragu ( santai dan yakinkan peserta dengan aa yang anda sampaikan )
    9. sesuaikan dengan waktu yang diberikan, .

( Tamabahan ; kalo ada yang kurang tolog di komen ya….

Basthomi, 12 november 2011

Kumpulan Situs Penting dan Jenis Beasiswa

infolomba.blogsome.com
ajangkompetisi.com
aminef.or.id
iief.or.id
oppurtunitiesforyouth.org
eastchance.com

beasiswa PPAN (malaysia, arab saudi, australia, asean)
fellowship eg. IELSP, APA dll.
macam2 MEXT, CHEVENING, Fulbright, DDAD, BGF, ADS

Pergerakan NII

Dari hari-kehari bahkan setiap saat Media elektronik maupun media cetak selalu memuat berita tentang pergerakan NII. Terutama setelah diketahui banyaknya pelajar/mahasiswa yang hilang atau orang tua yang melaporkan kehilangan anaknya. Ditambah lagi pengakuan dari orang yang pernah menjadi bagian dari pergerakan tersebut.

Negara Islam Indonesia

Sebenarnya keberadaan NII sudah sejak lama ada bahkan juga kasus kehilangan anggota keluarga sudah lama dan banyak terjadi. Temuan lainnya pesantren Az-Zaitun dan AS Panji Gumilang dengan segala penyimpangan baik fiqih, sosial dan ekonomi (uang). Pemerintah terkesan dengan sengaja tidak tahu-menahu, tidak menggubris dan tidak peduli terhadap masalah itu. Akhir-akhir ini sejak banyaknya temuan dan maraknya kasus kehilangan, bahkan kasus bom yang meledak ditengarai pelakunya adalah gerakan NII yang ingin menegakkan syariat islam.

Mencuatnya kembali kasus NII kepermukaan dan pembiaran pergerakan tersebut oleh pemerintah tentu mengundang tanda Tanya besar. Pertama, boleh jadi mencuatnya kasus NII untuk mendiskreditkan dan monsterisasi terhadap dakwah islam dan kegiatan-kegiatan islam (kajian, training dll) dan ide penegakan syariat islam. Buktinya ada usaha-usaha sistematis untuk mengawasi kegiatan-kegiatan keislaman yang ada di sekolah/kampus sehingga muncul katakutan-ketakutan dan pelarangan-pelarangan (orang tua ke anak) untuk mengikuti kegiatan pengajian. Kedua, untuk lebih mematangkan situasi dan kondisi serta psikologi masyarakat terhadap pengesaha RUU Intelijen. Terbukti, pernyataan polhukan dan didukung oleh beberapa pengamat bahwa hal itu terjadi karena lemahnya kewenangan pihak intelijen sebagai bukti ketidakmampuan pemerintah untuk mengantisipasi teror bom dan gerakan NII.

Mekanisme Pemanfaatan NPN Oleh Hewan Ruminansia

NPN ( Non-Protein Nitrogen) adalah senyawa yang mengandung N, tetapi bukan berasal dari protein. Ada dua senyawa NPN yang dikenal yaitu NPN organik dan anorganik. NPN organik, contohnya amonia, amida, asam amino, urea dan beberapa peptida. Sedangkan yang termasuk dalam NPN anorganik adalah beberapa jenis garam-garam seperti klorida, amonium fosfat, dan amonium sulfat.
Hewan ruminansia seperti sapi, kerbau, kambing memperoleh asupan nitrogen dari proses fermentasi makanan bukan protein ( non-protein) oleh bakteri yang terdapat dalam sistem pencernaan. Mereka dapat hidup dengan ransum berkualitas protein rendah dan mampu memanfaatkan senyawa Non-Protein Nitrogen untuk pembentukan protein mikroba sebagai protein pakannya. Rahasia keberhasilan panggunaan NPN adalah penguasaan dan pengontrolan dalam penggunaannya.
Misalnya sebab salah satu faktor pembatas penggunaan urea untuk ruminansia adalah kecepatan perubahannya menjadi NH3 empat kali lebih cepat dibanding dengan kecepatan penggunaannya menjadi sel mikroba.
Ruminansia berbeda dengan mamalia yang tidak memiliki enzim yang diperlukan untuk mencerna serat atau mengkonversi non-protein nitrogen (NPN) menjadi protein secara efisien. Kontribusi tunggal terbesar mikrobia rumen adalah kemampuannya untuk memfermentasi bahan-bahan berserat. Fermentasi ini menghasilkan energi, protein, dan vitamin B pada ternak. Secara umum dapat dikatakan bahwa ruminansia makan untuk memberi makan mikrobia dan mikrobia memberi makan untuk ruminansia. Hubungan simbiosis klasik.
Mikrobia dapat secara efektif menggunakan sumber nitrogen non protein (seperti biuret dan urea, yang merupakan sumber amonia) karena memiliki enzim dan sistem metabolik untuk membentuk asam amino dan protein dari amonia. Proses degradasi dan pembentukan protein kembali memiliki dampak positif dan negatif pada ruminansia. Dampak negatifnya, tidak semua amonia yang dibebaskan dari pakan dapat dimanfaatkan oleh mikrobia. Amonia dapat lolos dan melalui dinding rumen dan memasuki aliran darah kemudian keluar melalui urin dan terbuang. Jumlah amonia yang hilang dapat dikurangi dengan pemberian ransum yang seimbang (contoh : formulasi ransum berdasarkan kebutuhan mikrobia dan ruminansia), sehingga jumlah amonia yang berlebihan dapat dihindari. Dampak negatif lainnya adalah adalah potensi terjadinya keracunan amonia yang terjadi jika terlalu banyak amonia yang lolos dari rumen ke dalam darah. Potensi terjadinya keracunan amonia dapat dihindari dengan manajemen pakan yang tepat dan formulasi ransum. Dampak positifnya, protein yang dibentuk oleh mikrobia untuk dimanfaatkan oleh mikrobia lainnya berkualitas tinggi dan menghasilkan nutrisi berupa protein murni untuk ruminansia jika mikrobia lolos ke dalam usus halus. Sebagai tambahan, protein mikrobia berkualitas tinggi dapat dihasilkan dari NPN. Kamampuan rumninansia untuk memanfaatkan NPN secara efektif memungkinkan suplementasi protein dengan biaya yang lebih ekonomis.
Kesimpulannya pemberian pakan pada ruminansia berbeda dengan non-ruminansia karena adanya fermentasi mikrobia rumen. Keuntungan adanya fermentasi mikrobia adalah kemampuan memanfaatkan serat (hijauan) dan sumber NPN. Sisi negatifnya, beberapa nutrien lolos dan dapat terjadi gangguan pencernaan pada ruminansia mengalami salah manajemen. Pada ruminansia dan non-ruminansia, produksi optimum terjadi pakan seimbang diberikan pada ternak. Suplementasi pada ransum dasar adalah esensial untuk meningkatkan fermentasi mikrobia dan sebagian besar nutrien dalam pakan dapat dimanfaatkan sehingga didapatkan hasil terbaik dari ruminansia.

By. Basthomi Izza Ashshofi

jenis rumput pakan ternak

Tanaman Pakan Ternak

A. 1. Nama latin : Pennisetum purpureum,
2. Nama umum : Elephant grass, Napier grass, rumput gajah
3. Asal : Afrika
4. Deskripsi/tanda-tanda :
– perennial, bentuk rumpun, mempunyai rhizom, tumbuh tegak (4-5 m)
– setiap kg 3 juta biji
5. Agronomi :
– biji sedikit dan viability (daya hidup) rendah
– tumbuh dari dataran rendah-dataran tinggi dengan curah hujan sampai 2500 mm/tahun (Malang ± 2000 mm/th, tinggi 450 m dpl)
– penyebaran secara vegetatif, hal ini penting untuk mempertahankan karakter kultivar (cv.= cultivated variation)

B. 1. Nama latin : Panicum maximum,
2. Nama umum : Rumput benggala
3. Asal : Afrika
4. Deskripsi/tanda-tanda :
-Perennial, rumpun dgn banyak anakan, tinggi 1-1,8 m, bunga mayang. Satu kg biji berisi 1,5juta
5. Agronomi :
-Adapatasi luas hidup pada hujan > 760 mm/tahun
-Tidak tahan genangan air
-Responsif terhadap pupuk N
-pH tanah 5 – 6
-Tiga tipe : Giant types (3.8 m): cv Hamil, Coloniaao
Medium types (2 m) : cv Gatton, Common, Makuaeni

C. 1. Nama latin : Sorghum almum,
2. Nama umum : Parodi,
3. Asal : Afrika, Amerika Selatan
4. Deskripsi/tanda-tanda :
-Tegak, rumpun dengan banyak anakan, dari rhizom yang pendek tumbuh anakan, tinggi 3.4m
-Satu kg berisi 121.000 biji
5. Agronomi :
-Diturunkan dari hybrid Johnson grass (Sorghum halepense), Sorgum biji dan Sorghum bicolor
-Hidup hujan > 460 mm/th, tahan kering dan tahan kadar garam tinggi
-Pada tanah subur bisa hidup 10 th
-Berbunga setelah 49-56 hari
-Kegunaan : hay, silase, grazing

D. 1. Nama latin : Euchlaena mexicana,
2. Nama umum : Teosinte, rumput Mexico
3. Asal : Amerika Tengah, Meksiko
4. Deskripsi/tanda-tanda :
-Perenial, tinggi 2,5-4 m, tegak, tahan naungan
5. Agronomi :
-Hujan cukup tumbuh baik
-Penanaman dgn stek, sobekan rumpun
-Kegunaan : rumput potong, silase
-Zat antinutrisi : HCN perlu pelayuan sebelum diberikan ternak

E. 1. Nama latin : Brachiaria decumbens,
2. Nama umum : Rumput Signal
3. Asal : Afrika
4. Deskripsi/tanda-tanda :
-Perenial, tumbuh membentuk hamparan lebat dengan ketinggian 40 cm. Berstolon, bentuk bunga mayang.
5. Agronomi :
-Hujan > 1500 mm/tahun
-Lebih tahan kering daripada B. mutica
-pH 6-7
-Responsif pemupukan berat dan tahan penggembalaan berat
-Hidup baik dgn Centro (Centrosema pubescens)
-Produksi 90-150 ton segar/ha/th
-Kapasitas tampung 5 ekor/ha dgn hasil 920 kg PBB

F. 1. Nama latin : Digitaria decumbens,
2. Nama umum : Pangola grass
3. Asal : Afrika
4. Deskripsi/tanda-tanda :
-Perenial, berstolon, rumpun tinggi 60-120 cm berbentuk menjari (digit)
5. Agronomi :
-Hujan > 1000 mm/th, tahan kering, tumbuh pada berbagai jenis tanah, responsif pupuk N dan senang terhadap tanah yang subur. Dengan pupuk N tinggi PK 11,6%
-Alat tanam sobekan rumpun
-Tahan grazing, dan dapat berkombinasi dengan berbagai legum : desmodium, siratro, centro, stylo, pueraria, calopo
-PPB setahun 2000 kg/ha pada tanah irigasi dan dipupuk N 300 kg N/ha/th.

G. 1. Nama latin : Chloris gayana,
2. Nama umum : Rhodes grass
3. Asal : Afrika
4. Deskripsi/tanda-tanda :
-Perenial, berstolon sampai 1,5 m, bunga berbentuk payung
5. Agronomi :
-Hujan > 630-1150 mm/th, agak tahan kering (di bawah buffel grass dan green panic),tumbuh pada berbagai jenis tanah, responsif terhadap tanah yang subur, tahan salinitas tinggi.
-Tahan grazing, dan dapat berkombinasi dgn pelbagai legum : desmodium, siratro, centro, stylo
– 4 cv : cv Pioneer, Katambora, Samford, Callide

H. 1. Nama latin : Cenchrus ciliaris,
2. Nama umum : Buffel grass
3. Asal : Afrika, India, Indonesia
4. Deskripsi/tanda-tanda :
-Perenial, tinggi sampai 1,5 m, batang tegak (erect) dan agak merunduk (prostrate), bunga berwarna kecoklatan seperti ekor rubah.
5. Agronomi :
-Sangat tahan kering (drought resistance) dan tahan api (fire resistance) krn mempunyai
batang/ rhizom bawah tanah
-Adaptasi luas pada pelbagai jenis tanah, tahan terhadap penggembalaan berat
-3 cv. :
– Tall (up to 1,5 m) membentuk rhizom : cv. Biloela, Malopo, Boorora, Lawes, Nunbank, Tarewinnabar
– Medium height (up to 1m) tanpa rhizom: cv. Gayndah, cv. American
– Short type ( up to 75 cm) tanpa rhizom: cv West Australian
I. 1. Nama latin : Setaria anceps,
2. Nama umum : Rumput setaria
3. Asal : Afrika
4. Deskripsi/tanda-tanda :
-Perenial, membentuk rumpun, punya rhizom dan stolon
-Pangkal batang yang merah berarti kaya asam oksalat
5. Agronomi :
-Hujan > 760 mm/th
-Dapat berkombinasi dengan : desmodium, siratro, centro, stylo
-3 cv : cv Nandi, Kazungula, Narok (asam oksalat 7% BK)
-Urolithiasis : batu di uretra/saluran kemih

J. 1. Nama latin : Cynodon plectostachyus ,
2. Nama umum : African Star grass
3. Asal : Afrika
4. Deskripsi/tanda-tanda :
-Perenial, membentuk rumpun dan berstolon yang membentuk jaring yang padat, tinggi batang 60-100 cm, bunga berbentuk menjari (digit)
5. Agronomi :
-Hujan > 500-890 mm/th, tahan kering, tumbuh pada pelbagai jenis tanah,
-Dipupuk N utk meningkatkan produksi ternak
-Bibit dengan potongan stolon
-Tahan grazing
-Kandungan HCN tinggi

K. 1. Nama latin : Hyparrhenia rufa,
2. Nama umum : Jaragua grass
3. Asal : Afrika
4. Deskripsi/tanda-tanda :
-Perenial, membentuk rumpun yang padat, bila tua sampai tinggi 3 m dan berdaun sedikit
-Pada saat muda disukai ternak, bila sudah berbunga tidak disukai krn batang keras dan
didominasi bunga
5. Agronomi :
-Hujan > 500-890 mm/th, tahan kering, tumbuh pada pelbagai jenis tanah,
-Dipupuk N utk meningkatkan produksi ternak
-Bibit dengan potongan stolon, sobekan rumpun
-Tahan grazing
-Kandungan HCN tinggi

L. 1. Nama latin : Paspalum dilatatum,
2. Nama umum : Common paspalum, Dallis grass, rumput Australia
3. Asal : Amerika Selatan
4. Deskripsi/tanda-tanda :
-Perenial, membentuk rumpun yang padat dan berdaun banyak serta berrhizom merayap yang pendek
5. Agronomi :
-Hujan > 890-1.000 mm/th,
-Tumbuh baik pada tanah yg berat, lembab, dan subur
-Nilai nutrisi baik pada saat masih muda, tahan penggembalaan berat dan injakan krn perakaran yang kuat di dalam tanah

M. 1. Nama latin : Paspalum plicatulum,
2. Nama umum : Plicatulum
3. Asal : Amerika Selatan (Brazil, Guatemala)
4. Deskripsi/tanda-tanda :
-Perenial, membentuk rumpun setinggi 1,2 m
5. Agronomi :
-Hujan > 760 mm/th,
-Berkombinasi baik dgn leguminosa yang menjalar utk membentuk padang rumput campuran (mixed pastures )yang baik
-Tumbuh agresif dan responsif thd pemupukan N yang tinggi.

Aneka Tanaman pakan ternak

Disusun oleh:

Nama : Basthomi Izza Ashshofi
Kelas : G
NIM : 105050100111168

Fakultas Peternakan
Universitas Brawijaya
Malang

Internet Sehat ( makalah komputer )

INTERNET SEHAT

universitas brawijaya

peternakan

Nama : Basthomi Izza A.
NIM: 105050100111168
Kelas : C

Unversitas Brawijaya
Malang
2010

Bab I
Pendahuluan

1. Latar Belakang

Ada banyak berbagai media di dunia salah satunya internet. Internet merupakan sebuah jaringan komunikasi dan informasi global. Disini ada banyak manfaat dengan leluasa bisa kita dapatkan baik data / informasi untuk membantu tugas sekolah atau pekerjaan, membaca berita nasional maupun manca negara, mencari lowongan pekerjaan ataupun beasiswa, bahkan termasuk sumber berbagai ilmu.
Tentu saja tidak seluruh isi di Internet dapat bermanfaat, jika kita tak pandai-pandai dalam menggunakan Internet. Karena sifatnya yang cenderung bebas tanpa kontrol pihak manapun, maka ada saja materi atau isi yang bersifat negatif di Internet ataupun yang dikirim/terkirim melalui Internet. Sebutlah semisal pornografi, perjudian, sadisme dan rasialisme. Belum lagi dengan aneka macam program jahat (virus, worm, trojan horse, spyware, adware) yang dapat mencuri bahkan merusak data di komputer, serangan e-mail sampah (spam), penipuan, pelanggaran privasi hingga pelecehan seksual.
Meski berbeda dengan media informasi lainnya, internet memiliki aturan “baku” yang efektif untuk meminimalisir perilaku negatif. Sebagai sebuah media informasi, internet tidaklah lebih dari sebuah sarana, layaknya sebuah jalan raya besar. Dimana di dalam jalan raya tersebut tersebar atau tersedia jutaan informasi dari berbagai penjuru dunia. Bila kita tidak pintar memilah dan memilih informasi, bukan tidak mungkin kita, keluarga khususnya anak-anak akan terjerumus ke perbuatan yang melanggar aturan.
2. Rumusan Masalah
1. Apakah arti dari Internet Sehat?
2. Bagaimana cara mendukung supaya tercipta internet sehat?
3. Apa penangkal materi negatif yang dapat menimbulkan internet tidak sehat?
3. Tujuan
1. Untuk memahami arti dari internet sehat
2. Untuk mendukung tercipta internet sehat di masyarakat
3. Untuk mengerti mengenai penangkal materi negatif yang dapat menimbulkan internet tidak sehat.
4. Manfaat
1. Agar kita mengerti arti dari internet sehat
2. Agar kita dapat mendukung terciptanya internet sehat
3. Agar kita mengerti penangkal materi negatif yang dapat menimbulkan internet tidak sehat.

Bab II
Pembahasan

a. Internet sehat

Internet Sehat merupakan program yang berangkat dari kepedulian komunitas TI terhadap citra Internet di mata masyarakat. Dimana di dalamnya tidak terkandung nilai-nilai citra negatif yang mengandung dampak buruk bagi orang yang mengkonsumsinya, melainkan memberikan manfaat yang dapat berarti dalam sebuah kehidupan baik dalam masyarakat ataupun pribadi.

b. Faktor pendukung terciptanya internet sehat

Dengan pemahaman yang cukup tentang Internet serta didukung kedewasaan kita dalam memilih maupun memilah hal yang baik dan buruk, maka kita akan memaksimalkan dampak positif Internet serta sekaligus meminimalkan dampak negatifnya.Pastinya, semua pihak memiliki andil dalam membantu, menyediakan atau menyelenggarakan Internet yang aman dan nyaman bagi anak, remaja atau siswa didik :
• Orang tua harus tetap mendampingi anaknya ketika mereka bereksplorasi dengan Internet di rumah
• Guru harus senantiasa membimbing siswa didiknya agar dapat menggunakan Internet dengan baik dan benar saat di sekolah
• Komunitas, termasuk pengelola warung Internet (warnet), pelaksana program ekstra-kurikuler, lembaga pelatihan dan sebagainya harus bahu-membahu dalam mengedukasi masyarakat tentang berinternet yang sehat.
• Anak, remaja maupun siswa didik diharapkan dapat belajar bertanggung-jawab atas perilaku mereka sendiri, termasuk ketika menggunakan Internet, tentunya dengan bimbingan dan arahan dari orang-tua, guru dan komunitas.

c. Penangkal materi negatif dalam internet

Perilaku kita ber-Internet berkaitan langsung dengan sedikit-banyaknya materi negatif yang mengancam kita. Semakin kita waspada dan tidak ceroboh ketika menggunakan Internet, maka akan makin kecil kemungkinan kita, anak, remaja atau anak didik kita terpapar berbagai materi negatif dari Internet. Salah satu langkah antisipasi untuk menangkal materi negatif tersebut adalah dengan menginstal software pengaman di komputer kita. Yang harus diingat adalah, berbagai macam software yang tersedia tidaklah menggantikan peran orang-tua, guru ataupun komunitas dalam memberikan keamanan dan kenyamanan anak, remaja atau anak didik kita selama ber-Internet. Software hanyalah alat bantu, yang tidak bisa menjamin 100% menghalau materi negatif dari Internet. Secara umum, software pengaman tersebut terdiri atas:
o Software Anti-Spyware  Software ini secara khusus akan berfungsi mendeteksi dan mencegah program jahat seperti sypware dan adware yang gemar menyedot data-data rahasia / privasi kita secara diam-diam.
o Software Browser Anak Software browser adalah yang menjadi perantara utama antara Internet dengan komputer yang digunakan. Browser anak secara umum telah dirancang untuk semaksimal mungkin menyaring berbagai situs, gambar atau teks yang tak layak diterima anak. Browser anak juga didisain untuk menarik dan mudah digunakan oleh anak.
o Software Anti-Virus  Software ini untuk mencegah agar program jahat perusak data semisal virus, worm dan trojan horse bercokol dan berkembang-biak di komputer kita.
o Software Parental (Filter, Monitor dan Penjadwalan)  Software ini untuk mencegah anak sengaja atau tidak sengaja membukan dan/atau melihat berbagai gambar yang tak layak (pornografi, sadisme, dan sebagainya) yang terdapat di situs Internet. Software ini juga akan memudahkan orang tua ataupun pengasuh untuk memonitor aktifitas anak selama online dengan berbagai variasi metode pengawasan. Fungsi lain dari software ini adalah untuk membatasi jumlah / durasi waktu anak dalam menggunakan Internet. Termasuk untuk pengaturan hari dan jam tertentu sehingga komputer dapat atau tidak dapat digunakan oleh anak untuk ber-Internet.
o Software Firewall  Software ini akan membantu kita mencegah orang jahil (semisal hacker) yang berkeliaran di Internet dan mencoba menerobos masuk ke komputer kita untuk mencuri atau merusak data didalamnya, selama kita terhubung dengan Internet.

Bab III
Kesimpulan

Internet adalah media sumber pengetahuan yang tidak ternilai dan menyediakan kekayaan informasi untuk mendukung kegiatan setiap orang. Sebagai perangkat fasilitator yang efektif dan efisien, internet adalah fasilitas wajib untuk peningkatan kualitas seseorang. Seseorang yang telah memiliki kebijakan akses internet tentunya akan menambah wawasan orang tersebut. Namun harus disadari juga, bahwa penyalahgunaan teknologi informasi dapat menempatkan seseorang dalam bahaya atau mengancam integritas diri dari masyarakat. Jadi tergantung bagaimana acuan pemanfaatan internet bagi tiap-tiap orang.

Daftar Pustaka:
Anonymous.2010. Tren Internet di kalangan Pelajar & Mahasiswa.( http://www.insan.or.id) diakses pada 22 november 2010
Disuka.2010. Gerakan Internet Sehat.( http://berita.disuka.com/tag/apa-itu-internet-sehat/) diakses pada 22 november 2010
Anonymous.2010.internet sehat.(ictwatch.com/sehat) diakses pada 22 november 2010

Angiospermae ( angiosperms )

Angiospermae merupakan tumbuhan yang dominant saat ini.anggotanya mencakup sekitar 300 famili dan lebuh dari 250.000 spesies. Tumbuhan ini banyak ditemukan di semua daratan dunia ini. Ada banyak factor yang menentukan sehingga angiospermae terdapat di mana-mana. Di antaranya adalah : mampu beadaptasi dan bereproduksi di segala lingkungan dan membentuk buah, bunga dan biji. Anggota angiospermae di antaranya hidup sebagai pohon, perdu, semak, tumbuhan merambat, herba. Hidupnya ada yang semusim, tahunan, sukulen. Tumbuhan yang hidup di daerah kering, adaptasinya dengan mereduksi daun, misalnya kaktus. Ciri utama yang membedakan angiospermae dengan kelompok tumbuhan yang lain adalah adanya bunga dengan bakal biji yang terletak di dalam bakal buah. Bunganya ada yang tunggal, bergerombol, dan bagia-bagiannya sangat kompleks. Angiospermae terdiri atas satu divisi yaitu Anthophyta (tumbuhan berbunga) yang merupakan 80% tumbuhan saat ini. Divisi ini dibedakan atas 2 kelas yaitu tumbuhan monokotil/ magnoliopsida (sekitar 65.000 spesies) dan tumbuhan dikotil/ liliopsida (sekitar 170.000 spesies). Tumbuhan dikotil dan monokotil dibedakan atas beberapa hal, antara lain: struktur biji (jumlah kotiledon), struktur bunga, distribusi berkas pembuluh pada batang, dan struktur akar.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.